Isnin, 12 Januari 2026

SAJAK AMANAT GURU

 

Semalam 

aku lihat anak-anak ku rakus 

apa tah lagi sekolahnya 

ada rupa, ada cara 

.... begitu pedih sekali.


Malamnya - gelap 

aku lihat anak-anak ku.... rakus 

jelas mataku terpandang 

mereka mandi 

amanat guru tidak dijaga.


Bila ku tertidur 

memang dengkurku.... keletihan 

lantaran anak-anakku.... 

Anak Gayung 

turun kegelanggang 

bercampur-aduk 

katanya aku yang ajar 

aku yang beri pengakuan 

membunuh diri sendiri 

mimpi sedih ku malam itu


pada anak-anak 'serpihan' 

mengobah namaku 

kau sandarkan adatku 

Kau pakai ganggu yang asal 

anak-anakku.... rakus 

pecah-belahkan kendi 

dan kemana perginya 

sedarah sedaging 

tidak sepermainan lagi 

Amanat guru tidak dijaga.


Esuk.... anakku! 

dua sinar mata ini 

akan terus terbuka luas 

dan tingkah anak-anak ku 

nun dicelah-celan 

kesenambungan 

Air kuning, 

jangan sampai air mataku 

mengalir lesu 

lambat laun kita kan bertemu 

amat guru tidak dijaga.


Sajak dicipta/dihasilkan oleh:

Allahyarham Dato' Meor Abdul Rahman DPCM 

(Dato' Paduka Chura Simanjakini)